Selasa, 29 Juli 2014

Tempat Wisata di Tulungagung

Posted by Harry Prasetyo at 22.23
foto : fototulungagung.blogspot.com
Tulungangung dikenal dengan banyak pantai-pantai yang indahnya, jadi jika anda di sana yuk mampir kesana. Kabupaten yang terletak 154 km barat daya Kota Surabaya memang diuntungkan dengan letak geografis yang berada di tepi Samudera Hindia. Tak ayal, kabupaten penghasil marmer terbesar di Indonesia ini mempunyai banyak pantai yang menarik untuk dikunjungi.
Pantai pertama yang patut anda kunjungi adalah Pantai Popoh. Pantai ini letaknya di selatan kota Tulungagung dengan jarak  kurang lebih 28 km. Pantai Popoh dilengkapi dengan souvenir, permainan anak, penginapan, pasar ikan, wisata bahari, dan beberapa tempat yang asyik untuk memancing. Setiap bulan suro ( Muharam ) di pantai selalu diselenggarakan upacara “ Labuh Semboyo”. Jika anda ingin membeli aneka souvenir, di sepanjang perjalanan menuju Popoh terdapat kerajinan batu onix sebagai souvenir khas Tulungagung.
Ada lagi pantai dengan nama yang aneh, yaitu Pantai Coro. Pantai yang memiliki panjang 400 meter ini pasirnya berwarna putih. Selain itu daya tarik pantai ini keadaannya masih alami serta  gulungan ombak pantainya tidak terlalu besar. Karang-karang dan tumbuhan laut dapat dilihat dengan mata telanjang karena air lautnya sangat jernih.

Selain pantai-pantai itu, Tulungagung juga memiliki Pantai Matahari atau Pantai Sine. Pantai ini kurang lebih berjarak 35 km ke arah selatan kota Tulungagung dan berada di dusun Sine, Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir. Pantai Sine adalah pantai berpasir luas yang cocok bagi anda untuk berjemur diri dibawah sinar matahari.
Nah, salah satu pantai kebanggaan di Tuluangangung adalah Pantai Klatak. Pantai ini memiliki ombak yang menawan. Para pengunjung dapat melakukan aktivitas yang menyenangkan di tempat ini, mulai dari memancing, outbound, dan yang lainnya. Selain pantai-pantai itu di Kabupaten Tulungagung terdapat beberapa pantai yang lain diantaranya,  Pantai Molang, Pantai Dlodo, Pantai Brumbun, Pantai Gerangan.
Selain pantai, Tulungagung juga mempunyai Kawasan Lawean Penampehan Sendang. Disana ada Air terjun Lawean yang menjadi salah satu objek wisata Tulungagung yang berada di dusun Turi, desa Geger, Kecamatan Sendang. Jaraknya kurang lebih 25 km arah barat dari Kota Tulungagung, Air terjun yang berteras dan bercabang ini tingginya 100 m. Konon, barang siapa yang mandi di air terjun ini di yakna penduduk setempat akan sembuh dari penyakit yang diderita.
Masih di wilayah Sendang terdapat air terjun Pandan Wangi. Ketinggian air terjun kurang lebih 30 m berada satu wilayah dengan perkebunan teh Sumber Pandan di Desa Ngelurup. Bagi anda yang senang dengan mendaki, rute ke air terjun ini cocok untuk anda karena jalan menuju obyek ini, naik, turun, licin, curam, dan menerobos semak belukar.
Tak jauh dari air terjun ada Candi Penampehan. Candi ini berada di desa Geger Kecamatan Sendang. Untuk menuju lokasi candi dapat di tempuh dengan kendaraan roda empat. Candi Hindu kuno ini adalah peninggalan kerajaan Mataram kuno yang dibangun pada tahun saka 820 atau 898 Masehi.
Masih di Kawasan Lawean Penampehan Sendang terdapat pula Goa Tan tek Sue. Umat Khonghucu sering mengunjungi Goa ini  setiap kali ada perayaan hari besar Khonghucu.  Buah durian yang dikenal dengan nama 'Durian Bajul banyak tumbuh di daerah ini. Selain Candi Penampehan, di Tulungagung juga terdapat Candi  Boyolangu. Candi  ini berada di tengah pemukiman penduduk di wilayah Dusun Dadapan,  Desa Boyolangu, kecamatan Boyolangu.
Ada pula Goa Pasir, Goa  yang terletak di Dukuh Pasir Desa Junjung Kecamatan Sumbergempol atau  tepatnya di sisi utara pegunungan kapur selatan (Gunung Podo) ini  banyak menyimpan berbagai benda purbakala (Patung, berbagai  pahatan/relief yang ada di antara bebatuan, makam kuno dan goa).
Di Tulungagung juga ada Kawasan Bendungan Wonorejo, Bendungan Wonorejo  yang cocok untuk olah raga air dan tempat rekreasi. Bendungan ini  berada di desa mulyosari, desa Wonorejo, dan desa Kedungcangkring, Kecamatan Pagerwojo kurang lebih 15 km dari kota Tulungagung. (berbagai sumber)

0 comments:

 

Jejak Cerita Wisata Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos