Icip-icip Kue" Bantal" Buatan Mertua Khas Lebaran di Desa


Jelang Hari Raya Lebaran udah kebiasaan ibu-ibu dimana pun berada pasti pada repot buat kue atau jajanan Lebaran. Buatnya pun macem rupa, udah tradisi mau bilang apa lagi hehehe. Kebanyakan dari ibu-ibu ada yang buat sendiri kalau ngerti bikin kue. Ada pula yang beli karena nggak mau repot.

Negeri kita Indonesia ini kaya akan tradisi. Di ibukota mungkin berbeda dengan di desa soal kue Lebarannya. Contohnya waktu pulang kampung ke desa istri yang kebetulan orang Bali Muslim. Disana ada kue lebaran namanya Kue Bantal. Kebanyakan ibu-ibu disini buat kuenya itu sendiri.

Dilihat dari namanya cukup unik. Pertanyaannya kenapa kue namanya kue Bantal! Coba tanya ke orang-orang tua termasuk mertua,  nggak ada yang paham perihal asal usul namanya. Mungkin ya udah dari dulu namanya Kue Bantal. Nama yang tercipta begitu saja tanpa ada alasan kenapa namanya seperti itu.


Sekilas penampilan Kue Bantal sama kue Lepet. Cara buat, bahan dan rasa pun hampir setali tiga keping. Bahannya dari beras ketan dan kelapa. Tambahan bahannya itu garam, daun janur, isiannya bisa pisang atau kacang tergantung selera.

Baca juga: Dua Museum Ogoh-ogoh Bali Yang Wajib Anda Kunjungi

Cara buatnya, pertama siapkan dulu beras ketan. Kemudian rebuslah sampai matang. Sambil menunggu matang  bisa siapkan  kepala muda yang sudah diparut yang kemudian dikukus sampai matang. Beras ketan yang direbus tadi jika udah matang, campurlahdengan kelapa. Jangan lupa berikanlah  garam satu sendok teh di campuran itu.


Kemudian siapkan daun janur dan pisang yang telah dikupas atau kacang sebagai isiannya. Untuk pisang, cocok nya pisang raja atau pisang gepok. Daun Janur harganya tidak mahal dan bisa didapatkan di pasar tradisional. Sebelum digunakan bersihkan terlebih dahulu. Rangkailah daun janur. Merangkainya ini cukup ribet.

Baca juga: Mari Singgahi 3 Restauran Jadul Di Bandung



Setelah dirangkai lalu isilah dengan beras yang telah dicampur ketan. Cara mengisinya, pertama Isilah dengan campuran kelapa dan kentan, jangan terlalu penuh, kedua baru isi dengan pisang dan lapisi dengan campuran lagi.  Setelah diisi kemudian ikat dengan tali rafia. Rebus lah sampai beberapa jam. Setelahnya, diamkan menunggu adem langsung deh dimakan hehehehe.


Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama