Senin, 08 Desember 2014

Toys Mania Xhibition (TMX) 2014

Posted by Harry Prasetyo at 20.10 1 comments Links to this post
Beberapa waktu yang lalu di Gedung Smesco, Jakarta diselenggarakan Toys Mania Xhibition atau TMX 2014. Tentu, bagi mereka yang suka dengan  mainan tempat ini seperti surga kecilnya. Bagaimana tidak? acara yang dilangsungkan selama dua hari itu dapat ditemukan  berbagai jenis mainan. Seperti nampak dalam foto yang terpampang di bawah ini:

Toys Mania Xhibition (TMX) 2014

Toys Mania Xhibition (TMX) 2014

Rabu, 03 Desember 2014

E-Magazine Orang AS ini Soal Alam dan Budaya Indonesia

Posted by Harry Prasetyo at 22.03 2 comments Links to this post

Eksotisme alam Indonesia tak dipungkiri begitu memikat. Contohnya saja pria yang bernama Anton Repponen ini. Lewat bidikan kamera lensanya, dia mendokumentasi alam dan kebudayaan Indonesia ketika berkunjung ke Indonesia selama sebulan dari Desember 2013 sampai Januari 2014 dalam sebuah E-Magazine.

Melalui readymag.com/repponen, Anton menampilkan keindahan alam dan budaya Indonesia mulai dari Jawa, Bali sampai Maluku. Di Bali, Anton memotret Pura Luhur Uluwatu yang berada  di tebing curam yang menjulang di selatan Bali.  Pura yang dibangun pada abad ke-11 ini merupakan salah satu dari sembilan candi yang dibuat untuk melindungi roh-roh jahat.

Tak hanya alam dan kebudayaan saja, Anton juga menyisipkan kuliner Indonesia, rujak. Disini Anton menuliskan, hidangan rujak yang seperti salad ini terdiri dari irisan buah-buahan tropis berbagai macam seperti apel air, nanas, mangga, ubi jalar dan  bumbunya berupa saus yang terbuat dari gula aren, kacang tanah tumis dan cabai merah lada.

Anton yang lahir di St. Petersburg (Rusia) dan bersekolah di Tallinn (Estonia) ini memang mempunyai hobi fotografi. Meskipun seorang design grafis yang berbasis di New York City, fotografi tetap menjadi salah satu gairah terbesarnya. Tersentuh kamera film pada saat usianya 14 tahun, sejak itu dia selalu membawa kamera kemanapun dia pergi.

Bagi Anton bepergian dan fotografi adalah cara untuk merasa bebas memutuskan sambungan dari kehidupan sehari-hari dan pengalaman mendapatkan sesuatu yang baru. “Saya memiliki dorongan untuk perjalanan dan melihat betapa berbedanya orang hidup di seluruh dunia, bagaimana mereka pergi bekerja, di mana mereka makan dan bagaimana berkomunikasi satu sama lain”kata. Ingin mengetahui lebih lanjut tentang Anton Repponen. Berikut ini petikan wawancara seperti dikutip designmodo.com


Selasa, 21 Oktober 2014

10 Restoran di Bali ini Masuk 25 Terbaik di Asia Versi TripAdvisor

Posted by Harry Prasetyo at 01.09 0 comments Links to this post
Situs perjalanan terbesar di dunia, TripAdvisor, pada 7 Oktober lalu mengumumkan penghargaan tahunan Traveler’s Choice bagi restoran-restoran terbaik di seluruh dunia. TripAdvisor mengumpulkan 353 restoran fine dining terbaik di seluruh dunia yang dibagi berdasarkan peringkat dunia, peringkat negara, dan peringkat regional meliputi Afrika, Asia, Eropa, Timur Tengah, Amerika Selatan dan Pasifik Selatan.

Penilaian dilakukan selama 12 bulan dan diperoleh dari jutaan ulasan serta opini pengguna TripAdvisor. Pemenang terpilih merupakan restoran yang memiliki kualitas luar biasa berdasarkan cita rasa makanan, pelayanan, dan suasana yang dimilikinya.

Indonesia tak hanya menempatkan satu restoran pada 25 peringkat teratas di Asia, melainkan 10 restoran sekaligus. Dengan demikian, Indonesia tercatat sebagai negara yang mendominasi penghargaan Traveler’s Choice Favorite Fine Dining Restaurant 2014 di kawasan Asia. Bersaing dengan restoran-restoran di China, Thailand, India, Vietnam, Filipina dan Singapura. Indonesia melalui Restaurant Locavore dan Pearl French di Bali masuk 10 besar dengan berhasil menduduki peringkat ke-8 dan 9 dari jajaran 25 restoran fine dining terbaik di kawasan Asia.

Berikut adalah daftar 10 restoran tersebut dan peringkatnya.

1. Restaurant Locavore (8)



Menurut ulasan para pengguna TripAdvisor, restoran yang menyajikan masakan Eropa ini unggul dalam soal rasa, koktail, dan tentunya atmosfer modern kontemporer yang diciptakannya. Restoran ini terletak di Jalan Dewi Sita, Ubud, Bali. Keistimewaan lain dari Locavore adalah penyajian makanan yang sangat menarik, disentuh oleh jiwa-jiwa seni para chef berpengalaman.

2. Pearl French Restaurant (9)
Sumber foto: legianbali.blogspot.com
Banyak yang berpendapat bahwa restoran yang menempati peringkat 9 terbaik dan  terletak di Jalan Arjuna, Legian, Bali, ini menyuguhkan hidangan penutup yang sangat lezat, sebut saja chocolate mousse, creme brulee with toffee spoon dan nougat parfait. Para pengguna TripAdvisor juga terkesan dengan pelayanannya.

Rabu, 24 September 2014

Wisata Ziarah Wali Pitu di Bali

Posted by Harry Prasetyo at 01.17 0 comments Links to this post
Minggu di Maret awal tahun ini cuaca di Bedugul sedikit mendung. Namun tak membuat keluarga besar Ida menghentikan langkahnya untuk mendaki bukit Bedugul Kab. Tabanan, Bali. Pendakiannya itu merupakan bagian dari nazar keluarga. Nazar dalam perbendaharaan kata Islam dan Kristen adalah janji seseorang kepada Sang Pencipta untuk melakukan sesuatu hal, jika apa yang ia harapkan terpenuhi atau terkabulkan.

“Abang saya sudah beli mobil, adik saya juga sudah lunas kredit mobilnya“ kata Ida. Hari itu pun mereka akan berdoa di sebuah makam  yang  dipercaya sebagai salah satu tokoh penyebar agama Islam di pulau Dewata, Chatib Umar bin Yusuf Al Maghribi. Hanya saja untuk mencapai lokasinya berdoa dibutuhkan tenaga esktra. Pasalnya, lokasi makam cukup tinggi dan berada di tengah cagar alam milik Perhutani Kabupaten Tabanan.  Ida memperkirakan jauhnya mungkin mencapai beberapa kilometer ke atas bukit dari tempat dia berdiri.

Jam masih menunjukkan pukul 10.00 WiB, ditemani udara dingin dan mendungnya langit mereka pun bergegas untuk memulai perjalanan. Satu persatu mereka berjalan kaki meniti tapak jalan. Rombongan keluarganya tidak sendiri karena pada saat yang sama berbarengan pula dengan rombongan peziarah lainnya yang berasal dari Jawa.

Selasa, 23 September 2014

Wow! Bali Pulau Terbaik di Asia 2014

Posted by Harry Prasetyo at 20.33 0 comments Links to this post

Setelah Agung Rai Museum Of Art dinobatkan sebagai museum terbaik di Indonesia. Kini giliran pulau bali meraih penghargaan sebagai pulau terbaik di Asia 2014 versi majalah pariwisata internasional, "Travel+Leisure". 

Pulau Bali bukan kali pertamanya menerima predikat pulau terbaik di Asia. Pasalnya pulau Dewata ini pernah menempati posisi pertama secara berturut-turut sejak tahun 2009, 2010, dan 2011. Urutan kedua pada tahun 2012 dan ketiga tahun 2013. Tak hanya itu, situs "Travel+Leisure" juga menempatkan Bali sebagai "Hall of Fame" karena masuk di 10 besar selama enam tahun berturut-turut.

Informasi dari laman "Travel+Leisure", Pulau Dewata menempati posisi pertama sebagai pulau terbaik di Asia dan menjadi satu-satunya pulau di Asia yang masuk ke jajaran 10 besar pulau terbaik dunia. Di jajaran 10 besar tingkat dunia, Bali menempati posisi kelima dengan perolehan nilai sebesar 86,82 setelah Pulau Santorini di Yunani, Maui dan Kauai di Hawaii dan the Big Island juga di Hawaii, Amerika Serikat.

Pada laman tersebut juga disebutkan bahwa perolehan nilai didapatkan dari para pembaca majalah pariwisata itu melalui quisioner yang telah disebarkan mulai 2 Desember 2013 hingga 31 Maret 2014.

Penilaian tersebut berdasarkan pada sejumlah kategori di antaranya pemandangan alam dan pantai, aktivitas wisata, makanan dan restoran, hingga masyarakat. Penyerahan penghargaan itu diserahkan kepada perwakilan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di New York, Amerika Serikat pada 24 Juli 2014.


Minggu, 21 September 2014

Agung Rai Museum of Art (ARMA), Museum Terbaik di Indonesia

Posted by Harry Prasetyo at 20.13 1 comments Links to this post

Jika Anda sedang berada di Bali atau ingin pergi ke Bali, sempatkanlah waktu untuk berkunjung ke Agung Rai Museum of Art (ARMA). Kenapa? Yang jelas Anda tidak akan rugi jika pergi kesana, pasalnya baru-baru ini situs travel TripAdvisor menobatkan Agung Rai Museum of Art (ARMA) menjadi museum terbaik di Indonesia

Berdasarkan survey Travelers Choice yang dilakukan situs perjalanan TripAdvisor, dari 10 museum yang mendapatkan penghargaan di Indonesia, Bali dan Jawa masih mendominasi. Masing--masing menjadi 5 pemenang. Barbara Messing, Chief Marketing Officer TripAdvisor mengatakan dalam Travellers Choice kali ini, pihaknya menampilkan beberapa karya seni terbaik di dunia, penemuan sains dan momen sejarah, objek wisata kelas dunia, menawarkan pengalaman yang mendidik dan memperkaya pengetahuan wisatawan.


Travellers Choice memberikan penghargaan untuk tempat-tempat wisata teratas di dunia berdasarkan jutaan review berharga dan opini dari wisatawan TripAdvisor. Pemenang penghargaan ditentukan menggunakan algoritma yang memperhitungkan kuantitas dan kualitas review museum di dunia, yang dikumpulkan dalam jangka waktu 12 bulan. (berbagai sumber)

Berikut 10 Museum Teratas Travellers’ Choice di Indonesia:
1. Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud, Bali(296 review)
2. Neka Art Museum, Ubud, Bali(349 review)
3. Museum Batik DanarHadi, Solo, Jawa(111 review)
4. Museum PASIFIKA, Nusa Dua, Bali(174 review)
5. Museum PuriLukisan, Ubud, Bali(188 review)
6. UllenSentalu, Yogyakarta, Jawa (247 review)
7. Museum Bank Indonesia, Jakarta, Jawa(161 review)
8. Don Antonio Blanco Museum, Ubud, Bali(353 review)
9. Sampoerna Museum, Surabaya, Jawa(264 review)
10. National Museum, Jakarta, Jawa(293 review)


Eh Ada Kerbau Semilyar di Tana Toraja

Posted by Harry Prasetyo at 09.03 0 comments Links to this post

Jika ada kerbau yang mahalnya setara dengan harga mobil mewah, tentu yang dijualnya  bukan kerbau sembarangan bukan. Ya,  hanya di tanah toraja sajalah Anda akan menemukan kerbau yang harganya bisa bikin geleng-geleng kepala, dari harganya ratusan juta sampai milyaran. Lantas jadi pertanyaan kenapa kerbau itu bisa mahal?

Salah satu teman yang kebetulan tinggal di Sulawesi pernah berkata, kerbau disana merupakan hewan yang special. Pasalnya, masyarakat Tana Toraja di Sulawesi Selatan (Sulsel), meyakini kerbau adalah kendaraan bagi arwah menuju Puya (dunia arwah, atau akhirat). kerbau dinilai sesembahan tertinggi bagi masyarakat adat Toraja yang meninggal, melalui ritual rambu solo dan alah satu ritual pentingnya adalah penyembelihan kerbau.

Senin, 11 Agustus 2014

Bali Raih Hall of Fame & World’s Best Awards 2014 dari Travel+Leisure

Posted by Harry Prasetyo at 08.48 0 comments Links to this post

Tak dipungkiri siapa yang tak kenal Bali? Bali yang dikenal dengan keindahan alamnya ini berkali-kali meraih penghargaan internasional. Seperti dikutip travelandleisure.com, di tahun ini saja Bali kembali meraih World’s Best Awards sebagai nomor 1 dalam kategori The Best Island in Asia. Sedangkan dalam kategori The Best Island in The World, Bali mendapat urutan 5.

Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Nancy Novogrod, Editor-in-Chief dan Jay Meyer, Vice President/Publisher majalah pariwisata internasional Travel + Leisure kepada Konsul Jenderal RI di New York mewakili Bali Tourism Board saat acara Travel + Leisure 2014’s World’s Best Award pada 24 Juli 2014 di Galeri Seni ArtBeam, New York, AS.


World’s Best Awards diselenggarakan Travel + Leisure yang bermarkas di New York. Majalah tersebut terbit 12 kali dalam setahun dan memiliki 4,8 juta pembaca yang juga sering mempublikasikan artikel yang ditulis oleh novelis, penyair, seniman, perancang dan jurnalis non-perjalanan. Oleh karena selalu masuk 10 besar selama 6 tahun berturut-turut, Bali mendapat gelar Hall of Fame World’s Best Awards

Minggu, 03 Agustus 2014

Ini dia Waterpark Dengan Water Slide Terpanjang Se-Asia

Posted by Harry Prasetyo at 22.21 0 comments Links to this post
Jika Anda kebetulan sedang berada di daerah Kediri, JawaTimur bersama keluarga tercinta. Tak ada salahnya jika mampir ke sebuah tempat rekreasi teranyar yang baru saja berdiri di kota itu. Adalah Kediri Waterpark Family namanya, dilihat dari namanya saja tempat ini pasti mengisyaratkan akan banyak dijumpai air di sana. Yup benar pasalnya, wahana wisata air ini merupakan yang terbesar yang ada di Jawa Timur.
 
Tak hanya itu, Water Slide yang terdapat di wahana  ini adalah yang terpanjang Se-Asia. Panjangnya mencapai 206 meter dan  tingginya mencapai 350 meter di atas permukaan laut. Kediri Water Park sendiri  menempati luas lahan seluas 5 hektar, yang berada Lereng Gunung Wilis, tepatnya di Desa Pagung, Kecamatan Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri.  
Foto: beritadaerah.com

Rabu, 30 Juli 2014

Tempat Wisata di Tegal

Posted by Harry Prasetyo at 22.11 0 comments Links to this post
foto: tegal-kota-bahari.blogspot.com
Sangat terjangkau dan strategis lokasi maupun letak dari kota yang dikenal sebagai kota bahari ini. Dari Jakarta anda tinggal menyusuri saja jalur Pantai Utara, Jawa, begitu pula apabila anda dari Semarang atau kota-kota lainnya.

Yup, itulah Tegal, salah satu kota di Provinsi Jawa Tengah Indonesia. Posisinya yang strategis dan didukung dengan infrastruktur yang memadai menjadikan kota Tegal sebagai kota transit. Hal ini berdampak pada hidupnya usaha di bidang jasa pariwisata ditambah   bertaburnya objek wisata disana. Tak ayal, kota Tegal harus menjadi kota yang layak anda kunjungi.

Selasa, 29 Juli 2014

Tempat Wisata di Sumedang

Posted by Harry Prasetyo at 22.34 0 comments Links to this post

Sumedang tidak hanya dikenal dengan Tahu Sumedangnya saja Lho!, ternyata kota kecil yang diapit oleh dua kota besar, yaitu Bandung dan Cirebon adalah kota yang banyak  objek wisatanya, termasuk juga wisata alam dan budaya.

Berkunjung kesana tak lengkap rasanya apabila tak mampir ke alun-alun kota Sumedang. Mampirlah bersama keluarga anda untuk berjalan-jalan disana dan temui salah satu icon alun-alun itu yaitu  Lingga. Letak Lingga tak jauh  komplek perkantoran Pemda Sumedang.

Dari alun-alun jalan sedikit anda akan menemui Masjid Agung Sumedang. Masjid ini tergolong bersejarah karena dibangun ratusan tahun silam, namun bentuk dan arsitekturnya masih dipertahankan sampai sekarang.

Tempat Wisata di Tulungagung

Posted by Harry Prasetyo at 22.23 0 comments Links to this post
foto : fototulungagung.blogspot.com
Tulungangung dikenal dengan banyak pantai-pantai yang indahnya, jadi jika anda di sana yuk mampir kesana. Kabupaten yang terletak 154 km barat daya Kota Surabaya memang diuntungkan dengan letak geografis yang berada di tepi Samudera Hindia. Tak ayal, kabupaten penghasil marmer terbesar di Indonesia ini mempunyai banyak pantai yang menarik untuk dikunjungi.
Pantai pertama yang patut anda kunjungi adalah Pantai Popoh. Pantai ini letaknya di selatan kota Tulungagung dengan jarak  kurang lebih 28 km. Pantai Popoh dilengkapi dengan souvenir, permainan anak, penginapan, pasar ikan, wisata bahari, dan beberapa tempat yang asyik untuk memancing. Setiap bulan suro ( Muharam ) di pantai selalu diselenggarakan upacara “ Labuh Semboyo”. Jika anda ingin membeli aneka souvenir, di sepanjang perjalanan menuju Popoh terdapat kerajinan batu onix sebagai souvenir khas Tulungagung.
Ada lagi pantai dengan nama yang aneh, yaitu Pantai Coro. Pantai yang memiliki panjang 400 meter ini pasirnya berwarna putih. Selain itu daya tarik pantai ini keadaannya masih alami serta  gulungan ombak pantainya tidak terlalu besar. Karang-karang dan tumbuhan laut dapat dilihat dengan mata telanjang karena air lautnya sangat jernih.

Sabtu, 12 Juli 2014

Pintu Mekah Masjid Agung Buton

Posted by Harry Prasetyo at 09.39 0 comments Links to this post
Di beberapa wilayah Indonesia berdiri sebuah masjid yang mempunyai beberapa keunikan. Sebut saja Masjid Cipari di Garut dengan desain arsitektural yang tidak biasa, Masjid Pintu Seribu di Tangerang atau Masjid Turen di Malang. Kali ini ada kota Bau-bau, Sulawesi Tenggara ada sebuah masjid yang tak kalah unik namanya Masjig Agung Buton, konon katanya di dalam masjid ini terdapat pintu yang menuju Mekkah, penasaran?


Sejarah Masjid dan Arsitekturnya
Masjid Agung Buton juga dikenal sebagai Masjid Agung Wolio Buton merupakan peninggalan Kerajaan Islam Buton.  Didirikan pada tahun 1538 atau 948 H di dalam lingkungan Benteng Keraton Buton dengan nama pertama Masigi Ogena Wolio pada masa pemerintahan Sultan Buton ke-5 Raja Mulae.

Namun tidak lama berselang setelah dibangun, masjid ini terbakar akibat perang saudara yang terjadi di Kesultanan Buton dalam perebutan kekuasaan. Masjid kembali dibangun lagi pada tahun 1712 M dengan lokasi yang tidak begitu jauh dari tempat semula. Sejarah pembangunan kembali Masjid Buton menjadi tonggak perdamaian dalam perang saudara di Kesultanan Buton. Baru di  tahun 1930, di masa Sultan Hamidi (sultan ke-37), masjid ini untuk kali pertama direnovasi. Struktur asli bangunan tetap dipertahankan dan hanya mengganti sebagian rangka kayu, karena sudah lapuk dimakan usia. Sedangkan atap yang semula menggunakan atap rumbia diganti dengan seng.

Sabtu, 21 Juni 2014

Yuk, Jadi Anak Kecil Lagi di Museum Layang-layang

Posted by Harry Prasetyo at 20.20 0 comments Links to this post
Hujan cukup deras membasahi  wilayah Jakarta selatan di Sabtu (19/4). Tetapi derasnya hujan tak membuat Anton  urung niat menghabiskan waktu bersama keluarganya untuk bercengkarama di Museum Layang-layang. Mereka terlihat asik foto-foto dengan latar belakang layang-layang besar yang persis berada di belakangnya. “ lumayan murah meriah, buat hiburan lihat macem-macem layang-layang sama anak-anak daripada pergi liburan keluar kota, macet “ kata Anton.

Museum Layang-layang yang Anton beserta keluarganya kunjungi merupakan satu-satunya museum di Jakarta bahkan di Indonesia yang mengoleksi khusus hanya layang-layang saja. Layang-layang mempunyai historisitas riwayat yang panjang. Menurut catatan sejarah yang ada  permainan layang-layang ini sudah tercatat dalam dokumen dari Cina sekitar 2500 Sebelum Masehi. Kemudian penemuan sebuah lukisan gua di Pulau Muna, Sulawesi Tenggara, pada awal abad ke-21 yang memberikan kesan orang bermain layang-layang menimbulkan spekulasi mengenai tradisi yang berumur lebih dari itu di kawasan Nusantara.


Di Indonesia sendiri banyak ditemukan bentuk-bentuk primitif layang-layang yang terbuat dari daun-daunan. Di kawasan Nusantara sendiri catatan pertama mengenai layang-layang adalah dari Sejarah Melayu (Sulalatus Salatin) (abad ke-17) yang menceritakan suatu festival layang-layang yang diikuti oleh seorang pembesar kerajaan. 

Senin, 26 Mei 2014

Surfing Asik di Pantai Medewi Bali

Posted by Harry Prasetyo at 06.46 1 comments Links to this post
Bagi Anda yang bingung mencari tempat wisata saat berada di jalan raya Gilimanuk - Denpasar, dari arah Denpasar maupun Gilimanuk. Ada baiknya jika singgah ke salah satu pantai yang berada di daerah Medewi, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Daerah Tingkat II Jembrana, yaitu Pantai Medewi. Pasalnya., pantai ini bisa menjadi objek wisata alternatif bagi Anda yang ingin sekedar leyeh-leyeh sambil menikmati pemandangan pantai berikut dengan aktifitas bahari yang biasa dilakukan di tempat tersebut.

Mudah untuk ditemukan karena lokasi persis di pinggir jalan. Papan besar bertuliskan Pantai Medewi di ujung jalan menjadi pertanda bahwa beberapa meter  ke utara, Pantai Medewi akan menyambut Anda. Setali tiga uang dengan pantai-pantai lainnya di Pulau Dewata, yang masuknya tidak banyak dipungut biaya  seperti Pantai Kuta, Pantai Pandawa, Pantai Sanur atau pantai lainnya di Bali,   Pantai Medewi pun gratis masuknya.Untuk parkirnya pun Anda tak perlu repot-repot untuk meletakkan motor atau kendaraan Anda dimana, cukup letakkan saja di tempat parkir yang telah disediakan.

video

Berhubung Pantai Medewi merupakan kawasan pantai yang berbatu-batu dengan memiliki ombak-ombak yang besar. Pantai ini sangat baik untuk wisata berselancar (surfing). Pantai ini berbentuk landai pada bagian sebelah baratnya dengan lekukan ke arah selatan di mana terdapat jajaran perahu-perahu nelayan (jukung) yang ditambatkan. Tak aneh, jika saat Anda berada di pantai ini banyak turis mancanegara seliweran membawa papan selancarnya. Ingin mencoba berselancar? Anda cukup merogoh kocek sebesar Rp.50.000 saja untuk satu papan selancar yang disediakan oleh Surf Shop yang banyak berada di sekitar Pantai Medewi.

Kamis, 23 Januari 2014

Minimnya Toko Buku Bekas di Bali

Posted by Harry Prasetyo at 06.25 0 comments Links to this post
Sebagai seorang penggemar buku dan terkadang penjual juga merasa cukup heran kenapa di  Bali jarang sekali ada yang menjual buku-buku bekas seperti halnya kota-kota besar lainnya di Indonesia. Ya sebut saja Jakarta, di kota ini terbilang banyak tempat yang menjual buku-buku bekas. Tersebutlah nama Pasar Senen lantai 4, Basement Blok M Square, Buku Langka TMII jika Anda maniak terhadap buku-buku langka nan antik ataupun di toko-toko buku bekas lainnya.

Foto: bappeda.jatimprov.go.id

Belum lagi dengan kota Semarang dengan Pasar Johar di lantai duanya. Disana hampir sama dengan Pasar Senen, Anada dapat menjumpai beberapa kios yang menjual buku-buku dan majalah bekas dengan harga yang bervariasi. Contohnya kios buku heri, di kiosnya heri banyak menjual buku-buku bekas import berbahasa Inggris

 Soal buku bekas, Semarang tak hanya Pasar Johar saja, di sekitaran Stadion Diponegoro juga terdapat beberapa kios-kios yang tentunya menjuakl buku-buku bekas. Kota Solo pun sentra-sentra yang menjual buku bekas. Tersebutlah wilayah pasar Gladak, disana pun banyak kios yang menjual buku-buku dan majalah bekas. Bagaimana dengan kota Yogyakarta? Setali tiga keping dengan kota-kota yang telah disebutkan di atas, kota  pelajar ini pun tak kekurangan soal kios-kios yang menjual buku bekasnya.

Senin, 20 Januari 2014

Ini Dia Penginapan Murah di Bali

Posted by Harry Prasetyo at 22.23 2 comments Links to this post
Penginapan murah di Bali tak harus pergi ke Popies Lane, Kuta, memang mendengar nama Poppies itu identik dengan penginapan murah dengan harga yang terjangkau, dari 75 ribu sampai 150 ribu , namun jika Anda ingin mencari alternatif penginapan murah lainnya ada baiknya jika mencarinya di daerah Pidada atau di wilayah Kargo. Memang kedua wilayah sedikit jauh dari daerah wisata, tapi tak jadi masalah jika Anda telah menyewa motor terlebih dahulu di wilayah Kuta dengan harga dan waktu yang bervariasi.



Di wilayah Pidada ini ada beberapa motel/penginapaan yang menawarkan harga yang ramah di  kantong Anda. Fasilitasnya pun cukup lengkap, jika Anda membayar 150 ribu untuk satu kamar tidur di poppies lane tapi tak dilengkapi fasilitas TV, nah di Pidada Anda akan mendapatkan fasilitas itu dengan harga yang sama tapi lengkap dengan fasilitas TV.

Sebut saja penginapan  Merta Sari di Pidada, harga 145 ribu untuk satu malamnya dengan fasilitas single bed, hot water, TV 32 inchi, dan ber ac. Kamar di harga ini adalah kamar yang paling mahal,tapi jika Anda ingin kamar yang lebih  murah, ada kamar dengan harga 100 dan 125 ribu. bedanya untuk kedua kamar itu tidak ada fasilitas hot waternya. makanan dan minuman yang tersedia 24 jam, dengan harga yang standar. Soal kenyamanan , kamar ini lebih dari cukup. arsitekturalnya bernuansa Bali cocok sekali bagi mereka yang ingin berbulan madu dengan budget yang terbatas.

Pantai Pandawa, Surga Kuta Selatan

Posted by Harry Prasetyo at 17.50 4 comments Links to this post
Bali tak dipungkiri memang dikenal dengan pantai-pantainya yang indah, sebut saja Pantai Kuta, Sanur, Dreamland, Pantai German dan lain-lainnya. Namun jika Anda ingin mencari alternatif objek wisata selain pantai diatas, ada baiknya jika berkunjung ke salah satu pantai yang berada di Desa Kutuh, Kuta Selatan, Kabupaten Badung.


Adalah Pantai Pandawa, mungkin jika Anda jarang ke Bali nama pantai ini terdengar asing di telinga Anda. Pantai Pandawa tergolong sebagai objek wisata yang bisa dikatakan baru di Bali. Sebab, pantai ini baru diresmikan sebagai objek wisata pantai beberapa tahun yang lalu.


Berada di bawah tebing yang telah dipangkas sedemikian rupa sebagai jalan masuknnya, pantai yang letaknya kurang lebih 3 km dari kawasan Nusa Dua ini menawarkan pemandangan yang menawan. Pun dengan hamparan pasir putih yang belum ternodai oleh sampah dan biru air lautnya. Suasana pantainya cukup sepi cocok untuk berenang karena ombaknya pecah di tengah laut. Bermain di pasir Pantai Pandawa juga sangat mengasyikkan karena pasirnya sangat lembut. 

pantai pandawa di bali

 

Jejak Cerita Wisata Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos