Selasa, 06 November 2012

Travel Agent Pertama di Batavia

Posted by Harry Prasetyo at 19.40

Bagi anda yang sering melakukan perjalanan atau katakanlah tour, pastilah nama-nama seperti  Aviatour, Panorama Tour, KAHA Tour atau yang lainnya sudah tidak asing lagi untuk Anda. Yup, nama-nama yang disebutkan itu merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha yang tak jauh dari urusan bagaimana caranya memudahkan seseorang untuk melakukan suatu perjalanan sekaligus memberikan pelayanan dan kemudahan akses seseorang untuk menuju tempat yang diinginkan.

Nah jauh sebelum perusahaan-perusahaan itu berdiri,  di Batavia atau sekarang yang kita kenal sebagai kota Jakarta ada sebuah travel agent yang bernama LISLIND atau NITOUR. Sepanjang penulis menemukan sumber terkait dengan hal itu, dapat dikatakan perusahan LISLIND atau NITOUR merupakan travel agent pertama yang berdiri di Batavia  pada awal abad  20, tepatnya pada tahun 1926.

Agen perjalanan atau yang Travel Agent yang bernama Lisonner Lindeman (LISLIND) ini  kantornya berpusat di  negei Belanda. Kantornya di jakarta merupakan kantor cabang dan mengambil tempatg  di Jln Majapahit  no. 2. Dibukanya kantor cabang ini travel ini tak lain untuk memberikan pelayanan bagi mereka yang ingin melakukan perjalanan, entah itu perjalanan wisata, bisnis atau perjalanan lainnya.
sumber foto:www.geheugenvannederland.nl
Dalam perkembangannya pada tahun 1928, nama LISLIND ini berubah menjadi NITOUR (Nederlandsche Indische Touristen Bureau) yang merupakan anak usaha dari perusahaan KPM, KLM pada waktu itu. KPM atau Koninklijke Paketvaart Maatschappij ini merupakan sebuah perusahaan pelayaran yang mempunyai kedudukan hukum di Amsterdam namun kantor pusat operasinya berada di Batavia sejak zaman Hindia-Belanda, perusahaan yang bergerak dalam bidang pelayaran ini beroperasi mulai dari tahun 1888.

Semasa penjajahan Belanda dapat dikatakan bahwa kegiatan kepariwisataan hanya terbatas dalam kalangan orang kulit putih saja, sedangkan kaum pribumi boleh dikatakan tidak ada. Dan perusahan-perusahaan yang bergerak dalam kepariwisataan adalah juga menjadi monopoli NITOUR dari KPM, KLM pada masa itu. 

Perusahan ini banyak melakukan kegiatan perjalanan, seperti misalnya pada tahun 1927 yang membawa rombongan dari weltervreden dalam acara natal ke Preanger Regencies dan Central Java atau Jawa Tengah. Tempat-tempat yang dikunjungi meliputi daerah Garut, Bandung, Jogya, dalam tempo enam hari dengan tarif 140 gulden per-orangnya. (berbagai sumber)

0 comments:

 

Jejak Cerita Wisata Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos